SELAMAT DATANG

BUAT ANAK MUDA YANG PUNYA KARYA DAN SEMANGAT UNTUK MAJU

Sabtu, 05 November 2011

Mencari ilmu....Apa cari pacar,,,,???


Mungkin sedikit ada rasa basi kalo hari gini kita ngebahas soal diatas, tapi ngga apa apa, karena kehabisan bahan yang mau dibahas “hajar Bleh”
Mencari ilmu bukan mencari pacar, realita ini benar-benar terjadi dilingkungan kita sampai saat ini, mulai dari disekolah dikuliahan bahkan dipondok pesantren yang notabene mengajarkan pelajaran agama sekalipun dan mungkin kita pun pernah menjadi pelaku realita tersebut.
Yang pertama dan yang paling utama adalah dilingkungan sekolah atau dikuliah, sekolah atau kampus tempat menuntut ilmu sekolah juga tempat dimana segala pengetahuan bisa kita dapat termasuk pacar. Mungkin kejadian ini terjadi karena sudah menjadi turun-temurun dan menjadi tradisi diantara siswa atau para mahasiswa. Ketika dimana kita diwajibkan menuntut ilmu dan belajar dengan baik disisi lain kita tidak dapat membohongi perasaan kita, suka dengan teman sekelas, adik kelas atau kakak kelas sekalipun atau teman satu kampus. Diantara teman-teman kita ada yang bilang “ kalo punya pacar disekolah belajar tambah semangat brow……!” ya,,,,, boleh boleh saja beranggapan seperti itu kalau punya pacar, sekolah jadi lebih semangat. Tapi ngga sedikit juga dari teman-teman kita yang lain beranggapan kalo pacaran disekolah itu ganggu belajar bahkan ada yang bilang dia ngga mau pacaran kalo masih sekolah. Dan sah-sah saja kalo diantara teman-teman kita ada yang bilang seperti itu. Tinggal bagaimana kita ngejalanin yang sudah jadi konsekuensi kita.
Lain disekolah atau kuliahan lain lagi dipondok pesantren. Pondok pesantren yang notabene mendalami ilmu-ilmu agama yang ngga pernah sedikitpun mengajarkan pacaran juga tidak luput dari fenomena realita tersebut. Aneh ngga tuch……? Ya ngga aneh juga sich. Tapi itulah yang terjadi dibeberapa pondok pesantren yang modern maupun yang salaf. Alasannya sih klasik, ngga beda sama disekolah atau dikampus. Yang menjadi berbeda adalah situasi dan prakteknya
Singkat cerita, apapun alasan kita menjalani yang namanya pacaran selagi masih menuntut ilmu yang penting adalah bertanggung jawab akan segala konsekuensi yang akan terjadi nanti dan selalu berHATI-HATI. Yang terpenting utamakan ilmu yang kalian kejar jangan utaman yang namanya pacar.
Kamis, 28 April 2011
FragmaDjiwa

1 komentar: